Regenerasi Organisator : ORKEMAS FDA menyelenggarakan Pemilihan Ketua BEM

Rabu (13/2), Oganisasi Kemahasiswaan (ORKEMAS) Dharma Acharya Melakukan kegiatan Pemilu Raya. Pemilu ini bertujuan untuk memilih Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Dharma Acharya Periode 2019. Dua Pasangan Calon (Paslon) saling bersaing memberikan program kerja terbaiknya. Paslon Ketua dan Wakil Ketua BEM FDA ini adalah I Wayan  Jos SWA berpasangan dengan Ni Gusti Ayu Komang Damayanti dengan nomor satu, dan Paslon nomor urut dua Dewa Ayu Made Meyta Dwi Lestari berpasangan dengan I Gusti Gede Jelantik Artawan.

Terdapat Dua Tempat Pemugutan Suara (TPS) yang tersebar di Kampus Bangli dan Kampus Denpasar, sehingga pelaksanaan pencoblosanbdilakukan di dua tempat. Penghitungan suara langsung dilalkukan panitia setelah pemilihan selesai.

Peserta dalam pemilihan ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Dharma Acharya daribsemester II-VIII dengan jumlah mahasiswa yang memiliki hak suara berjumlah  884 Mahasiswa.

Hasil Perolehan suara Paslon nomor urut satu di kampus Bangli adalah sebanyak 38 suara, sedangkan Paslon nomor urut dua mendapatkan 52 suara.

Keunggulan Paslon nomor urut satu juga terjadi di kampus Denpasa dengan perolehan suara sebanyak  273 suara, sedangkan Paslon nomor urut 2 (Dua) mendapatkan 129 suara.

Keseluruhan suara yang terhitung berjumlah 500 suara, padahal mahasiswa FDA yang memiliki hak suara berjumlah 884 mahasiswa, ini berarti masih banyak mahasiswa yang tidak memilih alias Golput. Sungguh fenomena yang amat disayangkan, ternyata masih banyak mahasiswa yang belum menyadari pentingnya memilih pemimpin yang akan menjalankan tongkat estafet kepemimpinan di masa mendatang.  Masa depan ORKEMAS di IHDN Denpasar berada di tangan mahasiswa yang peduli dan peka terhadap keadaan Kampus.

Terlepas berbagai alasan yang mendasarinya, Golput hingga kini masih mendarah daging dalam dinamika pemilihan Ketua Orkemas di IHDN Denpasar. Panitia penyelenggara pemilihan Ketua BEM Fakultas Dharma Acharya telah melakukan berbagai upaya demi terciptanya pemilu raya (PEMIRA) yang merupakan wadah aspirasi mahasiswa yang sesuai asas LUBER dan JURDIL.

ORKEMAS FDA sendiri sudah menyiapkan tim khusus guna mensosialisasiakan dan mengajak Mahasiswa di Fakultas Dharma Acharya untuk menggunakan hak suaranya. Sosialisai ini dilakukan ke setiap kelas di Fakultas Dharma Acharya. Tim Khusus dari ORKEMAS FDA ini berusaha mengajak  mahasiswa untuk menggunakan hak suaranya di pemilihan Ketua BEM Fakultas nanti. Namun, Kesadaran Mahasiswa menggunakan hak pilihnya teryata masih kurang, hal ini ditandai dengan banyak mahasiswa yang Tidak menggunakan Hak Suranya.

“Mahasiswa kebanyakan malah pulang dan gak ikut memilih, padahal penting banget demi masa depan ORKEMAS FDA,” ujar Devi selaku Sekretaris di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama periode 2018.

Berkaca dari fenomena golput ini, tentunya menjadi suatu “pekerjaan rumah” berat bagi OKEMAS di IHDN kedepan, setidaknya untuk menyadarkan mahasiswa bahwa hak suara itu harus digunakan sebaik-baiknya. Harapan kedepannya mahasiswa dapat lebih antusias dan menggunakan hak suaranya dengan baik untuk memilih pemimpin di ORKEMAS IHDN termasuk di Fakultas Dharma Acharya.

“Semoga Ketua BEM yang terpilih dapat membawa ORKEMAS FDA lebih baik dari kepengurusan sebelumnya dari segala hal,” ujar  Komang Indah Suryati selaku Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Dharma Acharya periode 2018. (Wibhi)


Please follow and like us:
error

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)