Pemilu Raya Presiden Mahasiswa IHDN Denpasar 2018 : Masih Kurang Dari 50% Mahasiswa yang Berpartisipasi

Pemilihan umum raya (Pemira) mahasiswa Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar telah terlaksana pada Senin, 17 Desember 2018 kemarin. Pemira ini merupakan wadah mahasiswa IHDN Denpasar untuk menyalurkan suaranya dalam pemilihan Presiden dan Wakil Mahasiswa (Presma dan Wapresma BEM IHDN Denpasar) IHDN Denpasar.

Pemira tahun 2018 ini merupakan pemilihan umum yang diikuti mahasiswa untuk pertama kalinya setelah selama 6 tahun kebelakang tidak terselenggara. Tidak terselenggaranya Pemira selama 6 tahun sebelumnya bukan tanpa alasan, hal ini disebabkan karena hanya ada satu pasangan calon Presma dan Wapresma BEM IHDN Denpasar pada saat itu yang mendaftar ke Komisi Pemiu Raya (KPR) atau sering disebut aklamasi.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Organisasi Kemahasiswaan (Orkemas) IHDN Denpasar khususnya Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) yang berusaha keras agar pada tahun berikutnya tidak terjadi aklamasi kembali. Usaha ini akhirnya membuah hasil pada tahun 2018 dengan mendaftarnya 2 pasangan calon Presma dan Wapresma BEM IHDN Denpasar1.

Jody Feriawan – Lingga Kusuma dan Joniarta – Gustu Adnyana merupkan 2 pasangan calon yang bersaing untuk dapat menduduki posisi Presma dan Wapresma BEM IHDN Denpasar1 IHDN Denpasar. Masing-masing pasangan calon Presma dan Wapresma BEM IHDN Denpasar  ini membawa visi serta misi yang sama-sama bagus dan bertujuan memajukan Orkemas IHDN Denpasar. Seperti Pemilu pada umumnya, tentu ada yang harus terpilih sehingga pada akhirnya pasangan Jody Feriawan-Lingga Kusuma berhasil merebut suara terbanyak.

Keberhasilan DPM dalam menyelenggarakan Pemira ini tidak terlepas dari beberapa evaluasi. Salah satu evaluasi yang terlihat dari penyelenggaraan Pemira mahasiswa IHDN Denpasar tahun 2018 ini adalah belum maksimalnya partisipasi mahasiswa dalam pemilihan Presma dan Wapresma BEM IHDN Denpasar periode 2018-2019.

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan tim Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Brahmastra IHDN Denpasar, kurang dari 50% mahasiswa yang menggunakan hak pilihnya dalam Pemira (17/12) kemarin. Pada TPS 01 di kampus Bangli, dari sekitar 200 orang mahasiswa hanya 88 mahasiswa yang memberikan suaranya. Tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di TPS 02 di kampus Denpasar, dari 1.560 mahasiswa, hanya sejumlah 680 mahasiswa yang ikut memilih Presma dan Wapresma BEM IHDN Denpasar BEM IHDN Denpasar. Jika diubah dalam persentase hanya sekitar 44% mahasiswa kampus Bangli dan 44% mahasiswa kampus Denpasar yang menggunakan hak pilihnya.

“Sedikitnya mahasiswa yang memilih ini juga disebabkan ada beberapa mahasiswa yang tidak membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sehingga tidak dapat memilih. Persiapan kami juga hanya satu minggu sehingga kurang maksimal,” ungkap Wirasmara selaku Ketua DPM IHDN terpilih untuk periode 2018-2019. (Wibhi/LPM Brahmastra)

Please follow and like us:
error

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)